Yeaay happily ever after for everyone^^ kecuali untuk si Chef
tampan nan mapan yang semakin hari semakin kejam. Walau sudah bisa bisa diduga
jika drama ini akan happy ending, dengan Jae Hee mati atau berhasil di tangkap tapi,
tidak mengurangi rasa antusias ku untuk melihat sampai akhir.
Mulai dari mana ya? Hmm..
Fashion King. Dari judulnya saja kita sudah bisa
menebak-nebak kemana arah dari film ini. Tapi aku sendiri terkecoh karena
awalnya aku fikir akan bercerita tentang persaingan antar designer memamerkan karya-karya
pakaiannya. Awal muncul berita akan ada nya film ini aku sama sekali tak pernah
melirik sekalipun tahu bahwa salah satu pemeran nya adalah Joo Won. Itu karena
ada sebuah drama dengan judul yang sama sebelumnya berakhir dengan
mengecewakan. Jadi semacam trauma?
Sebenernya
aku kurang begitu mengikuti acara variety show Korea sebut saja salah satunya
Running Man. Aku hanya nonton kadang-kadang jika guest star nya adalah salah
satu idola ku atau artis yang aku kenal aja. Tapi karena episode 240 Running
Man menghadirkan bintang tamu para cast movie “Twenty” bahkan sebelum hari
tayang nya di Korea pun aku sudah harap-harap cemas. Alasannya apalagi kalau
bukan karena gak sabar lihat sunbae idola ku, Kang Ha Neul. Tapi yah karena ada
sesuatu hal aku baru bisa download setelah seminggu sejak tanggal tayang nya
itupun tanpa ada subtitle nya. Jadi aku hanya menonton tanpa mengerti apa yang
mereka tertawakan. Setelah tiga minggu tanpa sengaja nih aku nemuin link
download nya yang plus ada sub indo nya^^.
Miracle In Cell No. 7. Jujur pertama kali aku niat menonton film ini adalah
karena ada aktris favorit ku Park Shin
Hye, itupun file nya aku dapat dari teman ku. Walaupun ternyata
kehadirannya cukup sedikit karena memerankan Ye Seung dewasa. Biasanya aku hanya mengikuti perkembangan
K-drama, dan jarang sekali melirik ke
K-Movie. Jadi bisa dibilang cukup telat karena aku baru nonton malam minggu
lalu. Dan.... sekarang aku di buat sangat menyesal karena melewatkan film ini
sebelumnya. Kenapa? Karena film ini benar-benar memiliki pesan moral yang bagus
di balut dengan intrik yang mengharukan. Yap, film ini bergenre melankolis,
walau tidak melulu.


